Peran Guru BK Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Peran Guru BK Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Mengenai guru di atur dalam UU No. 14, menyebutkan bahwa guru berstatus profesional.  Hal ini untuk menjadikan guru profesional yang mampu sesuai dengan tugasnya.

Ada empat aspek yang harus dikuasai oleh guru yaitu keterampilan akademik, kepribadian, sosial dan profesional.  Ini termasuk kurikulum prototipe 2022

Di era 4.0 yang sedang menuju era 5.0, kualitas guru harus terus ditingkatkan guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Sistem pendidikan tergantung pada kualitas gurunya, termasuk guru bimbingan dan konseling, yang akan menjadi garda terdepan pendidikan nasional untuk menerapkan kurikulum baru pada tahun 2022.

Kualitas guru dan Kurikulum 2022 menentukan kualitas proses pembelajaran, yang pada gilirannya mempengaruhi kualitas hasil belajar dan prestasi siswa atau pembimbing.

Peran guru BK dalam kurikulum mandiri 2022

Sebagaimana tercantum dalam lampiran salinan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 tentang Bimbingan dan Konseling Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Konselor adalah guru profesional dengan pendidikan rendah (S-1) di bidangnya. BK dan telah lulus pendidikan profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor.

Dalam konteks ini, jelas bahwa guru bimbingan dan konseling harus mampu berkolaborasi dengan kurikulum 2022 dan segala macam layanan dalam bimbingan dan konseling.

Baca Juga  Kisi-Kisi UAS / Ulangan Akhir Semester Bahasa Jawa Kelas XII

Sedangkan Bimbingan dan Konseling adalah guru dengan jenjang pendidikan minimal Sarjana Pendidikan (S-1).

Kurikulum Prototipe 2022

Kepala Badan Pengkajian dan Kurikulum Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Bapak Anidito Aditomo menjelaskan, “Kurikulum Prototipe 2022 tidak dianggap sebagai Kurikulum Prototipe 2022 karena bersifat opsional untuk kelas pada 2022.

Kurikulum dirancang untuk menyediakan lingkungan yang lebih baik untuk mengembangkan karakter dan kompetensi siswa atau konselor.

Di tingkat SMA/MA, ini berarti memberikan kesempatan kepada siswa atau pembimbing untuk secara fleksibel mengejar bakat dan minatnya.

Pada jenjang SMA atau Aliyah, siswa atau pembimbing di bidang IPA, IPS dan bahasa, kelas 11 dan 12 dapat mengikuti mata pelajaran masing-masing sesuai minatnya.

Misalnya, siswa yang ingin menjadi insinyur atau konsultan dapat mengambil matematika tingkat lanjut dan fisika tingkat lanjut tanpa menerapkannya dalam kehidupan.  Sebuah kurikulum prototipe untuk tahun 2022 dapat menggabungkan pelajaran IPS, bahasa, dan keterampilan hidup agar sesuai dengan minat dan rencana kariernya.

Baca Juga  Kurikulum Merdeka SD

Sebagai guru bimbingan dan pendampingan, adalah tugas menggabungkan bidang studi ini secara menyeluruh dan sistematis sehingga siswa dapat secara tepat mengoordinasikan minatnya dan merencanakan kariernya.

Kepala Bidang Kurikulum dan Pengkajian Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengatakan, “Kombinasi mata pelajaran yang akan diambil meliputi karya Pemandu dan Konselor.

Peran guru bimbingan dan konseling atau konselor

Sebagai guru profesional, guru BK atau konselor harus mendukung dan mengupayakan agar siswa atau konselor mengambil pelajaran sesuai dengan kemampuan dan minatnya.  Dan jenjang karir yang tersedia.

Bimbingan dan konseling diberikan kepada siswa atau pembimbing untuk memfasilitasi pertumbuhannya atau mencapai pertumbuhan yang optimal.

Peran guru bimbingan dan konseling ( BK ) sangatlah penting untuk membantu siswa memahami siapa mereka (siapa saya) dan apa yang mereka mampu ketika Anda menjadi mahasiswa baru sampai Anda lulus.  Siswa dapat meningkatkan potensinya sebagai prestasi dengan mengikuti berbagai olimpiade dan kompetisi.

Jadi ketika mereka melangkah ke kelas akhir, siswa memiliki modal untuk melanjutkan pendidikan atau karir mereka dengan keterampilan yang mereka butuhkan di dunia kerja.

admin

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Peran Guru BK Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka yang dipublish pada 14/08/2022 di website Bapak Guru

Leave a Comment